MENETAP DALAM KEBAHAGIAAN

MENETAP DALAM KEBAHAGIAAN

Sikap takut akan Tuhan adalah sesuatu yang dirindukan oleh Tuhan. Ciri-ciri orang yang hidupnya takut akan Tuhan adalah :

1.      Membenci Kejahatan

“Takut akan Tuhan ialah membenci kejahatan, akau benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.” (Ams 8:13).

2.      Bersungguh hati dengan Tuhan.

“Karena mata Tuhan menjelajah keseluruh bumi untuk melimpahkan kekuatanNya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia.” (2Taw 16:9)

3.      Taat pada perintah Tuham.

Abraham rela mengorbankan Ishak karena ia taat pada perintah Tuhan, meskipun sebenarnya hal itu adalah perintah yang berat untuk dilaksanakan. (Kej 22:1-12).

Sikap seperti inilah yang membuat hidupmu bisa menjadi diatas rata-rata. Hamba Tuhan yang hidupnya tidak takut akan Tuhan, tidak memiliki karakter Kristus, kehidupan pelayanannya pasti di bawah rata-rata. Jangan puas dengan hidup menjadi sekedar rata-rata. Supaya bisa hidup diatas rata-rata, seseorang harus memiliki karakter Kristus.

“Siapa orang yang takut akan Tuhan ? Kepadanya Tuhan menunjukan jalan yang harus dipilihnya. Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi.”(Maz 25:12-13)

Orang yang memiliki rasa takut akan Tuhan, maka Dia akan menunjukan jalan yang harus dipilihnya. Orang seperti itu akan menetap dalam kebahagiaan. Selain itu orang yang takut akan Tuhan dikaruniai umur panjang, ingat pada kejadian ketika raja Hizkia sakit dan umurnya diperpanjang, karean ia memilih untuk hidup takut akan Tuhan. Agar engkau bisa menuai yang baik di masa depan , milikilah rasa takut akan Tuhan.

Orang yang mau mengikut Tuhan harus menyangkal diri dan memikul salib, kesuksesan adalah proses, bukan hasil akhirnya. Kita tidak bisa menikmati arti kesuksesan bila hai itu terjadi secara instant, ada jalan (proses) yang harus dilalui. Setelah membuat keputusan menerima Yesus sebagai juruselamat, anda akan dibawa melewati beberapa tahap (proses) kehidupan untuk sampai pad kesuksesan yang sejati. Ada tahap keprihatinan, tahap tinggal landas (take off), tahap kemapanan, dalam kehidupan. Ditahap manapun anda berada saat ini, tetaplah bersukacita dan hidup takut akan Tuhan sampai tiba saatnya datang promosi dari Tuhan. “Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjianNya diberitahukanNya kepada mereka.” (Maz 25:14). Saat kita berhasil melalui semua proses situ, kehidupan kita pasti akan menjadi diatas rata-rata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: